Jenis Judi Apapun Sepakat Ditolak dan Dihindari!

Jenis Judi Apapun Sepakat ditolak dan dihindari!. Dalam sebuah literatur Buddha, judi termasuk tindakan yang tidak dibenarkan. Selain merusak mentalitas pelakunya, juga membuat ekonomi keluarga hancur berantakan. Jenis judi apapun ditengarai tak dibolehkan untuk semua agama. Karena melanggar hukum juga aturan adat.

Judi memiliki definisi permainan yang memakai benda atau uang sebagai taruhannya. Yang merasa menang, kecanduan untuk menang lagi. Yang kalah berusaha terus agar bisa menang. tentunya siklus judi tak akan bisa berhenti.

Bagi banyak pihak ketagihan judi bisa berbahaya. selain merugikan diri sendiri, potensi kejahatan akibat aneka jenis judi akan semakin merajalela. Sebut saja, pencurian yang mana hasilnya akan dipakai untuk berjudi. Belum lagi jika disertai perilaku menyimpang hingga kriminalitas.

 

Aneka Jenis Judi Bikin Hidup Makin Tereliminasi

Judi bak candu dalam diri, dorongan kuat untuk terus melakukan hal ini didasari akan beberapa hal. Salah satunya ialah keinginan mendapatkan penghasilan secara instan denagn cara yang tak ribet. Lantas apa efek dari judi ini?

  1. Harta benda raib

Penjudi umumnya tak bisa berpikir secara lebih positif. Mereka bakal lebih agresif ketika bertindak. Sehingga, tak jarang tanpa pikir panjang mereka akan menggunakan segala harta benda untuk dijadikan taruhan

  1. Banyak hutang

Logikanya, jika harta benda sudah tak ada. Namun hasrat judi masih terasa, jalan apalagi yang mesti ditempuh? Yap, hutang! Padahal hutang hanya akan menambah beban, apalagi jika hutang ini dipakai untuk judi yang tak bermanfaat. Mau jenis judi Hk Pools apapun, jika sudah tak benar tentu akan mendatangkan keburukan.

  1. Digosipin warga

Sudah Harta benda Habis semua, utang dimana-mana masih ditambah digosipin tetangga? Padahal mereka belum tentu mau membantu, lho kesusahan yang kamu hadapi. Justru mereka akan menjauhi karena warga sadar jika pelaku judi seperti penyakit. Nah, Masih mau berlaku judi lagi?

  1. Istri dan anak jadi korban

Berbagai kesulitan yang bakal dialami penjudi ialah anak istrinya turut menjadi korban. Pasalnya, judi akan membuat pelakunya tak betah di rumah, sering emosional temperamental hingga sederet kebiasaan buruk lainnya.

Jenis Judi Dalam persepsi Agama Buddha

 

Sudah sangat jelas ,agama manapun nyatanya menolak judi. Pun dengan agama Buddha, yang menganggap judi refleksi pemborosan. Makanya sangat dihindari. Di bawah ini merupakan bahaya judi menurut sudut pandang Buddha.

  1. Perspektif menang namun akan dibenci
  2. Ketika dilanda kekalahan penjudi merasa menyesal
  3. Suatu bentuk pemborosan serta mengancam kekayaan
  4. Seorang penjudi umumnya suka berbohong
  5. Dikucilkan
  6. Jika dirinya seorang lelaki maka tak pantas jadi suami sebab diragukan kemampuannya dalam menghidupi istri

Enam efek diatas dinilai cukup mendasari kenapa judi begitu dibenci oleh agama ini. Kendati demikian tampaknya para penjudi ini memang tak mungkin merasa kapok. Kadang, ada yang sudah babak belur ekonominya, masih saja tak sembuh dari perilaku tersebut.

Memang, kondisi psikologis seringkali mendominasi. Misalnya saja, rasa tak enak hati ketika teman satu kelompoknya mengajak judi lagi. Bisa dipastikan mereka bakal terejurumus kembali pada lubang hitam perjudian.

Ada pula oknum-oknum tertentu yang sengaja menjadikan judi sebagai permainan yang mengasikkan, Melalui dunia internet. Hal ini pastilah mengundang pro kontra yang tak berkesudahan. Jika saja para pelaku sadar akan akibat yang mengerikan. Mereka harusnya lebih sadar dan tak menyentuh permainan haram tersebut.

Implikasi Judi

 

Banyak potensi kenapa judi dijadikan mata pencaharian. Selain gampang, tak butuh keahlian. Judi menghasilkan keuntungan yang berlipat tanpa harus bersusah payah bekerja. Tapi, apakah judi akan terus dijadikan acuan hidup? Padahal, judi adalah perilaku yang sangat ditolak, baik secara adat, masyarakat hingga hukum yang berlaku.

Ancamannya ialah bui, denda hingga sanksi sosial yang membuat pelakunya seperti dipermalukan. Janganlah jadi generasi frustasi yang terus-terusan menghambat diri pada judi. Sudah tahu bakal terus merugi, kenapa terus saja dilakoni profesi semacam ini?

Ada baiknya segera tata diri, berbenah dan kembali pada hidup yang positif. Hindari kemaksiatan serta aneka jenis judi. Yang sejatinya hanya merusak kehidupan dan juga ekonomi pribadi.