Mengapa Judi Slot Online Dilarang Dalam Islam?

Slot Online – Judi Slot Online sepertinya sudah tidak bisa dibendung lagi popularitasnya. Di sini akan kami tunjukkan mengapa islam melarang segala bentuk perjudian. Rasanya belum cukup bagi beberapa orang mendengar kerugian dan bahaya-bahaya dari judi online.

Sebab jenis perjudian ini masih saja memiliki pangsa pasarnya yang luas, bahkan sampai ke tingkat internasional. Orang-orang yang menginginkan kekayaan secara instan, tentu saja akan mudah tergiur dengan adanya bentuk perjudian semacam ini.

 

Padahal, negara pun telah mengesahkan undang-undang yang mengatur perjudian online dan memberikan sanksi pidana serta denda bagi yang melanggar. Sayangnya situs-situs Judi Slot Online masih saja bertengger di mesin pencarian Google, memudahkan para calon penggunanya untuk mengakses dengan bebas. Ini merupakan tugas dari pihak kepolisian untuk terus melakukan patroli siber dan meringkus oknum-oknum yang terlibat.

Lalu bagaimana jika dilihat dari perspektif Islam? Pada dasarnya, segala sesuatu yang dilarang atau diharamkan, utamanya berdasarkan kitab suci Al-Qur’an, bertujuan untuk melindungi manusia dari berbagai kerugian dan bahaya. Nah, untuk itu, marilah kita bahas alasan-alasan mengapa judi itu dilarang dalam Islam. Apa saja kerugian dan hukuman dari bermain judi online?

 

  1. Membuat Seseorang Lupa pada Tuhan-nya

Hal ini merupakan alasan utama mengapa Islam melarang perjudian online. Sebab apapun yang bersifat melenakan, menjauhkan, dan membuat lupa pada Allah SWT. adalah sesuatu yang dilarang.

Dalam QS. Al-Maidah ayat 90 dijelaskan tentang larangan perjudian, yang berbunyi “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

 

  1. Adiktif

Judi Slot Online adalah sesuatu yang membuat kecanduan atau adiktif bagi siapapun yang mencobanya. Seperti bentuk kecanduan yang lain, berjudi juga akan sangat susah untuk dihentikan ketika seseorang sudah telanjur terjerumus ke dalamnya. Apalagi jika terdapat iming-iming hadiah yang besar bagi pemainnya.

 

  1. Memicu Permusuhan

Perjudian bisa mendorong seseorang melakukan apapun demi mendapatkan keuntungan atau kemenangan. Akibatnya, dalam sebuah permainan, seseorang bisa saling menjegal, menipu, mencurigai, memperdaya, atau bahkan melakukan kekerasan. Tentu hal ini sangat jauh dari ajaran Islam dan Rasulullah yang penuh cinta kasih terhadap sesama.

Hal ini sesuai dengan QS. Al-Maidah ayat 91, yang menjelaskan bahwa “Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu (lantaran meminum khamar dan berjudi itu).

 

  1. Menyebabkan Kemalasan

Seseorang yang bermain judi memiliki cara pikir sempit, dan selalu menginginkan pencapaian secara instan. Mereka adalah orang-orang yang ingin mendapatkan banyak uang tanpa perlu melakukan kerja keras. Hal ini adalah bentuk kemalasan yang bisa sangat merugikan bagi seorang pecandu. Dengan cara pikir demikian, mental mereka pun melemah dan tak ada skill nyata untuk menjalani kehidupan.

 

  1. Merugi secara Finansial tanpa Mendapat Berkah

Alasan berikutnya tentang mengapa judi online itu dilarang dalam Islam adalah ketiadaan berkah di dalam uang yang dihasilkan. Seseorang yang kecanduan judi bisa jadi akan menghabiskan seluruh hartanya. Selanjutnya adalah keluarga yang menjadi korban karena tak bisa lagi dicukupi kebutuhan hidupnya. Perpecahan akan timbul dalam rumah tangga dan lingkungan sekitar.

Kalaupun seseorang mendapatkan kemenangan besar dari sebuah perjudian, uang tersebut adalah harta haram yang tidak akan membawa berkah. Bagaimana jadinya jika seseorang makan dan minum dari harta haram? Tentu apapun yang dilakukan olehnya juga merupakan sesuatu yang haram dan tidak akan mendapatkan ridho darinya.

 

  1. Hukuman dari Perundang-Undangan

Pemerintah kita sudah mengatur tentang hukuman apa saja yang bisa menjerat seseorang yang terlibat dalam judi online. Seperti yang tertulis dalam pasal 45 ayat (1) UU ITE, seseorang bisa mendapatkan pidana penjara selama 6 tahun dan denda Rp 1 miliar jika terbukti melanggar peraturan tentang perjudian tersebut. Tentu hal ini akan sangat merugikan dan kehidupan tidak akan menjadi tenang.

Nah, demikian tadi adalah alasan-alasan mengapa judi online itu dilarang. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Anda mengenai larangan perjudian online. Pada akhirnya, rezeki yang halal dari Allah SWT. adalah yang terbaik dan membawa berkah ketenangan jiwa bagi siapapun yang mendapatkannya. Cukup sekian, sampai jumpa di artikel yang tak kalah bermanfaat berikutnya